LIFA X TKJ 1

Kamis, 15 Januari 2009

Struktur Directory pada Linux
& Pengertian Linux Kernel
1. Struktur Directory pada Linux

Struktur directory pada Linux berbeda dengan struktur directory pada Windows. Awal dari struktur directory pada Linux adalah Root Directory < / >. Semua file dan directory berada di bawah root directory, biasanya directory root ini hanya terdiri dari subdirectory, jadi kita tidak dapat menyimpan file dalam directory root ini. Forward slash atau biasa kita sebut slash (garis miring), adalah root directory. Directory ini merupakan struktur tertinggi dari sistem anda. Semua yang ada dibawahnya berakar ke directory ini. Sebagai contoh ketika anda melihat penulisan “/home”, maka ini berarti “mulai dari / kemudian masuk ke directory home”.
Berikut adalah struktur directory pada Linux beserta penjelasannya :

< /boot >
Sesuai namanya, ini adalah tempat dimana Linux menyimpan informasi yang diperlukan saat booting. Contoh, disini tempat kernel Linux disimpan. Jika Anda “list” isi dari /boot, Anda akan melihat file bernama vmlinuz - inilah kernelnya.

< /etc >
Tempat menyimpan file konfigruasi pada sistem Linux. Pada Windows bisa disamakan dengan “Control Panel”.Directory ini berisi file konfigurasi sistem. Sebagai contoh, jika anda menginstall apache dan anda ingin melakukan perubahan konfigurasi pada file httpd.conf, file ini akan anda temukan di directory ini. Beberapa hal menarik yang ada di direktori ini:
1. /etc/inittab
Sebuah file text yang menjelaskan proses yang dijalankan saat sistem boot selama pengoperasian normal. Contoh, disini kita bisa menentukan kalau kita mau sistem X windows dijalankan secara otomatis saat booting, dan mengatur apa yang akan terjadi jika user menekan tombol Ctrl+Alt+Del.
2. /etc/fstab
File ini berisi penjelasan mengenai berbagai macam file system dan mount pointnya, seperti floppy, cdrom, dll.
3. /etc/passwd
File yang berisi informasi mengenai user account. Disinilah dimanal user ditentukan.

< /bin >
Disini akan anda temukan utility standard Linux (program standard) seperti “ls”, “vi”, “more” dan sebagainya. Biasanya directory ini sudah dimasukan kedalam PATH system sehingga bisa dieksekusi dari directory manapun.

< /bin, /usr/bin >
Dua direktori ini berisi bayak program untuk sistemnya. Direktori /bin berisi program paling penting yang dibutuhkan oleh sistem, seperti shell, ls, grep, dan lain2. /usr/bin berisi aplikasi untuk pengguna system, tapi pada kasus tertentu tidak terlalu membuat perbedaan jika kita ingin meletakkan program dalam /bin atau /usr/bin.

< /sbin, /usr/sbin >
Program administrasi sistem disimpan di direktori ini. Dalam banyak kasus, kita harus menjalankan program-program ini sebagai user root.

< /usr >
Direktori ini berisi aplikasi user dan beberapa file lainnya seperti source code, gambar, docs, atau file configurasi yang mereka gunakan. /usr adalah direktori terbesar di sistem Linux, beberapa orang lebih suka memisahkannya dalam partisi ternsediri. Beberapa hal menarik yang ada di direktori /usr:
1. /usr/doc
Documentasi untuk aplikasi user dalam berbagai format file.
2. /usr/share
File configurasi dan gambar bagi aplikasi user.
3. /usr/src
File source code bagi software system, termasuk kernel linux.

< /usr/local >
Disini tempat kita install aplikasi dan file lain yang digunakan oleh sistem. Jika PC kita merupakan bagian dari jaringan, direktori /usr bisa secara fisik berada di PC lain dan bisa di-share melalui jaringan Linux. Pada jenis jaringan ini, direktori /usr/local hanya berisi hal-hal yang tidak seharusnya digunakan bersama-sama dan hanya ditujukan untuk mesin/pc lokalnya saja.
Jika komputer kita tidak alam sebuah jaringan, bukan berarti /usr/local tidak berguna. Jika kita mendapat aplikasi menarik yang bukan bagian dari distro, kita seharusnya install saja di /usr/local.

< /lib >
Librari (perpustakaan) bagi program yang secara dinamis terhubung. Serupa dengan DLL pada Windows. Directory ini adalah tempat dimana biasanya sistem meletakkan file library, codec, dsb. yang diperlukan oleh suatu program atau compiler. Mirip dengan penempatan file Dynamic Link Library (DLL) pada directory “System32″ di Windows.

< /home >
Disini tempat user menyimpan file personal. Semua user punya direktori sendiri dalam /home, dan biasanya ini satu-satunya tempat dimana user normal bisa menulis file. Kita bisa mengatur sistem linux agar user normal bahkan tidak bisa me-list isi dari direktori home user lainnya. Disinilah tempat data anda disimpan oleh sistem. Disini pula sistem akan menyimpan konfigurasi spesifik untuk setiap user (seperti setting desktop, wallpaper, dsb.). Jika anda membuat user “saya”, maka data dan konfigurasi sistem anda akan disimpan pada directory “/home/saya”. Setiap user akan memiliki satu directory sendiri di dalam “/home” kecuali user “root” dan user system (user yang digunakan oleh sistem untuk menjalankan proses tertentu).

< /root >
Direktori bagi user Root. Lagi-lagi jangan bingung antara direktori ini dengan direktori (/) . Directory ini adalah directory untuk user yang memiliki hak akses tertinggi di sistem Linux, yaitu root. Di Windows user tertinggi adalah administrator. User root bisa melakukan apapun di sistem, termasuk menghapus file atau directory milik user manapun. Berhati-hatilah jika anda login menggunakan user root. Tidak disarankan untuk menggunakan user ini dalam aktivitas sehari-hari.

< /var >
Direktori ini mengandung data variable yang berubah secara konstan saat sistem berjalan. Yang menarik didalam subdirektori var:
1. /var/log
Direktori yang mengandung system log files. Mereka diupdate saat sistem berjalan, dan mengecek log file ini bisa memberi informasi berharga mengenai kesehatan sistem. Jika sistem tiba-tiba ada yang tidak beres, file log bisa mengandung beberapa informasi mengenai situasi tersebut.
2. /var/mail
Mail yang keluar dan masuk disimpan di direktori ini.
3. /var/spool
Direktori ini berisi file yang di-antrikan untuk diproses, seperti printing.

< /tmp >
Program bisa menulis file temporari di sini. Didalam directory ini terdapat file atau directory lain yang bersifat sementara, misalnya ketika anda menjalankan sebuah program, program akan membuat file-file yang diperlukan untuk menjalankan program tersebut yang kemudian dihapus setelah program ditutup. Kebanyakan sistem Linux akan secara otomatis mengosongkan isi directory ini secara berkala. Sehingga, hindari untuk menyimpan file penting di directory ini.

< /dev >
Peralatan yang tersedia di sistem Linux. Ingatlah bahwa dalam Linux, devices(peralatan) diberlakukan seperti file, dan kita bisa baca dan tulis devicenya seperti files. Contoh, /dev/fd0 adalah floppy drive pertama, /dev/cdrom adalah CD drive, /dev/hda adalah drive IDE pertama, dst. Semua device yang dimengerti oleh kernel Linux ditempatkan di /dev, itulah sebabnya isinya mencapai ratusan. Ini merupakan device directory. Di sistem Linux semuanya dianggap sebagai file. Sebagai contoh, jika anda memiliki sebuah webcam dan sistem Linux anda telah mengenalinya, maka biasanya webcam anda akan ‘ditempel’ di /dev/video0 (jika hanya ada satu video device). Linux mengijinkan anda berkomunikasi secara langsung dengan peripheral anda melalui file device.

< /opt >
Directory ini merupakan opsional. Biasanya sangat berguna jika kita ingin meletakan program yang tidak memerlukan dependency dengan sistem kita. Misalnya jika anda mendownload eclipse, anda dapat meletakkan seluruh filenya pada directory ini karena eclipse tidak membutuhkan library lain untuk menjalankan programnya.
< /mnt >
Direktori ini ditujuan sebagai mount points. Media penyimpanan fisik yang berbeda (seperti hard disk drives, floppies, CD-ROM’s) harus di-”sambung” ke beberapa direktori sebelum bisa diakses. “Penyambungan” ini disebut “mounting”, dan direktori tempat device ini disambung disebut mount point.
Direktori /mnt berisi mount point untuk berbagai device, seperti /mnt/floppy untuk floppy drive, /mnt/cdrom untuk CD-ROM, dan lain2. Akan tetapi, kita tidak dipaksa untuk menggunakan direktori /mnt untuk tujuan ini, kita bisa menggunakan direktori apapun yang kita mau. Sebenarnya dalam beberapa distro, seperti Debian dan SuSE, secara default menggunakan /floppy dan /cdrom sebagai mount point daripada direktori dibawah /mnt.

< /media >
Beberapa distro Linux menggunakan directory ini untuk mounting removable drive. Directory lainnya yang biasa digunakan untuk mounting drive adalah “/mnt”.
< /proc >
Ini adalah direktori spesial. Sebenarnya /proc cuma direktori virtual, karena ia sebenarnya tidak ada. Direktori ini berisi info tentang kernel. Ada banyak entries yang mewakili semua proses yang berjalan dalam sistem, dan beberapa entri yang mengizinkan akses ke configurasi sistem saat itu juga. Banyak dari entri itu bisa dilihat.

< /lost+found >
Disini Linux menyimpan file yang direstore setelah sistem menagalami crash dan paritisi yang belum di-unmount sebelum sistem dimatikan. Dengan begini kita bisa me-recover file yang seharusnya sudah hilang.




2.Pengertian Linux K ernel

kernel adalah sebuah aplikasi dari sistem operasi yang tugasnya melayani bermacam-macam program aplikasi untuk mengakses perangkat keras komputer, hal tersebut disebabkan karena akses terhadap perangkat keras yang sangat terbatas sedangkan ada aplikasi yang harus dilayani dalam waktu yang bersamaan, maka di sinilah tugas kernel mengatur kapan dan berapa lama suatu program atau aplikasi dapat menggunakan suatu perangkat keras tersebut.
Ada 4 kategori kernel:
* Monolithic kernel. Kernel yang menyediakan abstraksi perangkat keras yang kaya dan tangguh.
* Microkernel. Kernel yang menyediakan hanya sekumpulan kecil abstraksi perangkat keras sederhana, dan menggunakan aplikasi-aplikasi yang disebut sebagai server untuk menyediakan fungsi-fungsi lainnya.
* Hybrid (modifikasi dari microkernel). Kernel yang mirip microkernel, tetapi ia juga memasukkan beberapa kode tambahan di kernel agar ia menjadi lebih cepat
* Exokernel. Kernel yang tidak menyediakan sama sekali abstraksi hardware, tapi ia menyediakan sekumpulan library yang menyediakan fungsi-fungsi akses ke perangkat keras secara langsung atau hampir-hampir langsung.

Pada sistem operasi windows kernel dijalankan oleh file kernel32.dll, sedangkan untuk sistem operasi linux kernel yang berjalan anda dapat temukan di linux kernel.
posted by L!pH@ at 01.14 0 comments